Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan

puisi Untuk Chairil Anwar

Puisi Untuk Chairil Anwar
Berikut ini puisi pertama di puisina.com , puisi puja puji untuk penyair legendaris bernama Chairil Anwar.  Tentang siapa Chairil Anwar anda bisa membacanya di situs biografi Chairil Anwar . Sebagai penghormatan untuknya saya akan menulis beberapa bait untuknya , dengan harapan mudah-mudahan kegiatan puisina ini bisa bermanfaat . Amin...

Namamu terkenal di mana-mana
Di di indonesa dan di dunia
Tak hilang di telan jaman
Dari dulu hingga sekarang

Kau lantang menyampaikan ke Aku An
Kau lantang menyatakan sebagai "Si Binatang Jalang"
Tak miris dengan kerikil tajam
Tak takut dengan deru debu kehidupan

Sederhana namun mengena
Kau ajak pembaca untuk sadar
Bagimanapun suatu saat semuanya akan sirna
Binasa dari tidak ada kembali ke tiada.

Lewat kata kau kuak taqdir
Lewat syair kau berfikir
Lewat puisi kau sampaikan bahasa hati
Kau kini telah mati namun karyamu terkenang hingga kini .

oleh '' khoerotul maulidah''

senyummu kian sempurna
walau hanya menatapmu
aku sungguh tak bisa
sebab aku tau
engkau sangat sulit diterka

engakau itu..........
tak bisa aku lukiskan
lewat untaian kata
sebab aku bukanlah
seorang pujangga

tapi seengganya
aku masih bisa
melukis wajahmu
saat senja
meski mendapatkanmu
seperti halnya lawatan
ke museum...
tempat segala keindahan
di kurung.
terbatas etalase kaca
hingga berlapis-lapis
dan saat disentuh
aku masih tetap
merasa utuh....
OLEH '' KHOEROTUL MAULIDAH''


tak pernah ku rasa
getar jiwa yang sangat kuat
manakala aku melihat engkau.....

tak pernah ku duga
aku akan berjumpa
dengan sosok
yang sangat bersahaja
itulah engkau....

apakah engkau sama?
dengan apa yang aku rasa?
aku yakin tidak!
sebab rasa ini
akulah yang punya
hanya aku yang punya
bukan engakau juga mereka
aku tak bisa pungkiri hati
engkaulah sosok pengisi hati

tapi apalah daya ini
melihat engkau bersama
sosok yang engkau cinta
jikalau saja engkau tau
engkaulah cinta pertamaku
oleh ''KHOEROTUL MAULIDAH''
angin lembut...
menyeka kedua tanganku
masih terlintas jelas
indah senyummu ...
yang selalu membuatku
mengenangmu
masih aku ingat ...
teduhnya mata mu
yang mampu membasuh
relung jiwaku

didalam keramaian 
aku melihatmu
aku curi pandanganmu
tak sedikitpun
kau menoleh ke arahku
itulah yang aku mau
memandangmu
tanpa perlu kau tau

dan dikala senja tiba
akulah seorang diri..
berteman dengan sepi
dengan sepucuk goresan
saat keindahan jingga
mulai redup menelan cahaya

oleh "KHOEROTUL MAULIDAH"

Ku coba semua
Segala caraku membelakangimu
Ku lihat indah senyummu
Ku amati desah suaramu
Untukku menghayatimu

Saat dunia telah tiada
Hanyalah diriku
Diriku yang mengamatimu
Dan dirimu yang jauh disana..
Sungguh..
Aku tak bisa lindungi hati
Akan rasa rindu ini

Dan janganlah pernah
Kau tatapkan wajahmu
Tak perlu kau bangun dari tidurmu
Aku cukup bahagia
Berada disini
Disisimu,memandangmu
Tanpa perlu kau tahu.....
oleh"KHOEROTUL MAULIDAH"

Aku mengamatimu...
tanpa perlu engkau tahu
Aku memandangmu...
tanpa perlu menatap
Aku mendengarmu...
tanpa perlu alat
Aku menemuimu...
tanpa perlu engkau hadir

Walau sakit nian rasaku..
atas cinta yang tak kunjung sirna
serta kebungkamanku dalam kata
tapi.....
hanya itu saja
cara yang bisa aku lakukan
untukku mencintaimu
oleh "khoerotul maulidah"

Andai saja
aku dapat menjadi bintang
bagai cahaya yang bersinar
memberi harapan dalam kesedihan
menerangi jiwa yang menangis
menyatukan serpihan hati yang hancur

aku ingin..
hanya aku sosok yang kau rindu
ciptakan mimipi
dan rasakan bisikan hati yang sepi

tapi..
aku hanya setangkai jiwa layu
bukan jiwa tegar yang kau perlu
aku hanyalah
tetesan jiwa terluka
tinggalkan luka terpendam
dalam jiwa

tapi biarkan aku
menjadi bintang
yang tenggelam dalam kehampaan
agar cinta tetap bertahan
meski sebatas hayalan...
 oleh"khoerotul maulidah"

lihatkah engkau mentari senja?
masih terlihat indah sinarnya
walau hari kian gulita
cahayanya kia menerka
seolah menatapku ceria
aku tersenyum sesaat..
ketika aku sadar
aku disini sendiri
saat hari mulai sepi

aku coba putar kembali
memori hari ini
yang telah aku lewati
masih terfikir indah
saat dijalan pulang
meski ada hal sedih
ataupun hal yang berat
tak apa asalkan ada
memori terlintas begitu indah

hari-hari tak ubahnya
menelan sang waktu
tapi sosonyapun
semakin terlihat begitu indah
dan ku lihat
senyumnya kian merekah

setetes air mata perlahan jatuh
membasahi kedua pipi
aku ingat
bahwa waktuku sangat singkat
untuk sekedar
melihat sosok indahnya

aku harap
masih dapat bersua
walau dalam suasana berbeda

begitulah hari ini berahir
aku seka air mata ini
aku kembali tersenyum
dan aku sadari..
betapa indahnya hari ini...
Oleh"khoerotul maulidah"


"aku akan bangkit dari air mata
doa ampunanku di dalam hati
walau dalam diamku..
aku ucapkan selamat tinggal untukmu
kata ini sungguh tak mampu
menghibur hati yang terluka

aku mencoba pergi..
bersama pengharapan yang telah usai
tersapu darasnya ombak
yang tak mampu aku hindari

cahayamu yang dulu
memancar indah
kini seakan redup
engkau seolah hilang
diantara tepian
langit beragam jingga
sedang aku disini
menatapmu penuh sendu

rasanya tak mungkin
engkau menoleh kearahku
tapi aku masih terpaku
oleh cahayamu dulu
tangankupun tak mampu
untuk menarikmu
kedalam dekapanku

tapi biarkanlah
aku bangkit dari air mata
dan pergi...
dari sudutku berdiri
hingga tak lagi
membekas cahayamu
disisi relung hati....
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com tipscantiknya.com kumpulanrumusnya.comnya.com